Jenis - jenis Kamera

Selasa, 27 Desember 2011

Berdasarkan system pengamatannya

  • Kamera Non refleks adalah kamera yang tidak menggunakan cermin putar. Antara lain kamera langsung jadi (polaroid) dan kamera kompak.
  • Kamera Refleks adalah kamera yang menggunakan cermin putar untuk memantulkan objek pada bidang pengamatannya. Yang termasuk kemera refleks adalah jenis kamera SLR (Single Lens Refleks) atau RLT (Refleks Lensa tunggal) dan kamera TLR (Twins Lens Reflect) atau RLK (Reflect Lensa Kembar)
Berdasarkan Formatnya
Film terdiri dari film negatif dan positif. kedua jenis film tersebut mempunyai ukuran yang berbeda-beda atau dinamakan format film. Format film disesuaikan dengan jenis kamera yang digunakan.

Kamera format 35mm ( Small Format Camera)
Kamera ini menggunakan fomat fil 35 mm. Kelebihannya adalah enak dipegang, flksible dan ringan.
Kekurangannya adalah pada hasil pembesaran foto. Foto yang masih bisa dicetak dengan hasil baik, biasanya hanya seukuran majalah.

Kamera Format 120 mm ( Medium Format Camera)
kamera ini menggunakan format fim 120mm. Umumnya digunakan untuk memotret objek orang, potrait atau foto model.

Kamera Format besar (Large Format Camera)
Kamera format besar biasa disebut view camera. Kamera ini menggunakan fil 4 x 5 inci atau 8 x 10 inci. Umumnya digunakan untuk pemotratan studio dan memiliki bukaan diafagma yang kecil (f/45,f/90). Akibatnya kamera ini mampu menambah ruang tajam gambar sehingga detail gambar semakin baik.
Semakin besar format kamera,semakin baik kemampuannya untuk menyempurnakan gambar. Semakin besar format film, semakin besar kemampuannya untuk menghasilkan gambar yang baik (jika dilakukan pembesaran gambar)

Berdasarkan Sistem Bidiknya

View Camera
View Camera, pembidikan dilakaukan secara horizontal dan langsung pada lensa utama kamera. Proyeksi gambar terbalik dari objek benda yang dibidik. Umumnya, kamera ini digunakan untuk memotret still life di studio karena dapat menyempurnakan perspektif dan menambah ruang tajam.

View Finder Camera (Range finder camera)
Pembidikan camera ini dilakukan secara horizontal dan tidak langsung pada lensa utama tetapi melalui jendela bidik ke objel yang akan dipotret. Penentu jarak (focus) dibantu oleh sebuah lensa kecil yang berada disamping pengamat bidikan sehingga menimbulkan bayangan. Jika gelang pengatur jarak (ring focus) diputar bayangan akan bergerak sampai bersatu dengan objek yang akan dipotret. Lensa utama kamera ini tidak dapat ditukar.

Single Lens reflect (Reflect Lensa tunggal)
Pembidikan kamera ini dilakukan secara horizontal dan berpandangan langsung dengan lensa utama. Lensa berfungsi meneruskan bayangan objek pembidik dan meneruskan bayangan objek ke film. Apabila tombol pelepas ditekan, cermin akan terangkat ke atas sehingga tidak menghalangi objek kedalam fil. Lensa kamera ini dapat dibuka dan diganti dengan lensa lain.

Twins Lens Reflect (Reflect Lensa kembar)
Pembidikan kamera ini dilakukan secara vertical pada bagian atas lensa dan tidak langsung ke lensa utama (lensa bagian bawah). Lensa bagian atas berfungsi untuk menangkap objek yang dipantulkan oleh cermin ke pembidik, sedangkan lensa bagian bawah berfungsi menangkap objek untuk diteruskan ke film. Kedua lensa bergerak bersama-sama sampai objek yang akan di  potret tampak menyatu.

Cara membuat Annual Report

Dalam pekerjaan strategi publikasi public relations salah satu media yang banyak digunakan oleh suatu perusahaan besar dan terkenal adalah dengan mengeluarkan bentuk publikasi tertentu berupa laporan keuangan tahunan atau annual report.

*Tujuan pembuatan annual report yaitu mempublikasikan secara teratur laporan perkembangan posisi neraca keuangan, posisi rugi/laba yang diperoleh selama investasi tahun berjalan, prospek bisnis dan keuantungan investasi yang diharapkan di masa mendatang, yang dikemas secara rapih dan sistematis, serta dapat dipertanggung jawabkan.

* Tujuan umum dari annual report yaitu untuk menyampaikan berbagai informasi usaha perusahaan terhadap khalayak sasaran.Penulisan dan Perencanaan Isi Annual Report (LaporanTahunan)
1. Tujuan penulisan laporan.
2. Identifikasi publik sasaran.
3. Tentukan tema laporan.
4. Kombinasikan kata-kata, angka, grafik dan foto.
5. Klarifikasikan laporan dalam beberapa bagian.
6. Masukan pendapat dari pimpinan perusahaan.
7. Susunlah beberapa artikel mengenai aktivitas dan
perkembangan signifikan perusahaan.
8. Persingkatlah : edit captions, hindari penjelasan foto yang
berlebihan, ubahlah data finansial ke dalam grafik.
9. Permudahlah : tambahkan sub judul atau spasi lebar
untuk memecah paragraf panjang.
10. Perjelaslah : jangan menggunakan jargon atau istilah
asing.
Annual report dibuat secara periodik dan dicetak pada
setiap menghadapi atau pergantian awal tahun baru, dan
didistribusikan secara cuma-cuma kepada sasaran
publiknya.
* Perencanaan tahap pertama pembuatan laporan tahunan,
mengacu pada beberapa pertanyaan, antara lain :
a. Apa kepribadian yang dimiliki perusahaan kita?
b. Apa reputasi yang dimiliki perusahaan?
c. Apa kekeuatan dan kelemahan perusahaan kita?
d. Mana publik yang dianggap sangat penting untuk kita tahun
ini dan apa yang kita ingin ceritakan kepada mereka?
e. Apa tahapan yang sangat penting untuk diambil dalam
meningkatkan pendapatan di masa yang akan datang?
f. Bagaimana riset kita jalankan?
g. Bagaimana meningkatkan citra perusahaan kita dimata
publik dan apa yang harus kita lakukan?
h. Apa keberhasilan yang paling besar dicapai tahun lalu?
i. Berapa banyak pinjaman yang kita perlukan untuk
pengembangan usaha?

* Langkah-langkah pembuatan Annual Report:
1. Tentukan format Annual Report yang akan dibuat (misal
dalam bentuk buku)
2. Rencanakan mengenai data dan laporan yang menyangkut
dengan perusahaan seperti Laporan direksi, laporan
keuangan, laporan auditor independen.
3. Kumpulkan segala materi yang berkaitan dengan isi Annual
Report antara lain Sambutan Dewan Komisaris, Selayang
pandang perusahaan, tim manajemen termasuk foto-foto
4. Edit seluruh naskah dan foto yang ada
5. Tentukan kertas yang akan digunakan
6. Siapkan yang berkaitan desain atau lay out
7. Annual report siap diproduksi (untuk latihan cukup dijilid
saja!)
8. Distribusikan

Daftar isi annual report :
a. Sambutan dari dewan komisaris.
b. Laporan direksi.
c. Selayang pandang perusahaan.
d. Ikhtiar laporan keuangan.
e. Pencapaian di tahun.....
f. Dewan komisaris dan direksi.
g. Tim manajemen.
h. Laporan auditor independen.
Proses Pembuatan Annual Report dimulai dari :
a. Planning the report & data.
b. Assigning work & gathering material.
c. Producing copy, photoghraps, charts & other art
work design.
d. Clearing the material & making necessary
adjustment.
e. Producing process, printed & distribution.

5 W + 1 H

Minggu, 25 Desember 2011

  1. What (apa) : Peristiwa yang akan dilaporkan kepada khalayak
  2. Who (siapa) : Siapa yang menjadi pelaku dalam peristiwa itu
  3. When (Kapan) : Kapan peristiwa itu terjadi, tahun, bulan, minggu, hari, jam, dan menit
  4. Where (dimana) : Dimana peristiwa itu terjadi
  5. Why (Mengapa) : Mengapa peristiwa itu sampai terjadi
  6. How (Bagaimana) : Bangaimana jalannya peristiwa atau bagaimana cara menanggulangi peristiwa.

Jenis-jenis Berita dalam Jurnalistik

  • Straight news report : Laporang langsung mengenai suatu berita
Berita yang memiliki nilai penyajian objektif tentang fakta-fakta yang dapat dibuktikan, biasanya di tulis dengan unsur-unsur yang dimulai dengan what, who, when, where, why, dan how (5W + 1H)

  • Depth news report : Reporter (wartawan) menghimpun informasi dengan fakta-fakta mengenai peristiwa itu sendiri sebagai informasi tambahan untuk peristiwa itu.

  • Comprehensive news : Laporan tentang fakta yang bersifat menyeluruh ditinjau dari berbagai aspek.

  • Interpretative report : Memfokuskan sebuah isu, masalah atau peristiwa kontroversial. Laporan intreptatif biasanya dipusatkan untuk menjawab pertanyaan mengapa.

  • Feature story : Penulis menyajikan suatu pengalaman pembaca yang lebih bergantung pada gaya menulis dan humor dari pada pentingnya informasi yang disajikan.

  • Depth reporting : Laporan jurnalitik yang bersifat mendalam, tajam lengkap dan utuh tentang suatu peristiwa fenomenal dan aktual.

  • Investigative reporting : Berita memusatkan pada masalah daan kontroversi.

  • Editorial writing : Pikiran sebuah institusi yang diuji didepan sidang pendapat umum. Penyajian fakta dan opini yang menafsirkan berita penting yang mempengaruhi pendapat umum.